Wednesday, 29 April 2026

Rapat Evaluasi dan Pembubaran Panitia Paskah 2026

Rapat Evaluasi dan Pembubaran Panitia Natal dan Paskah
Hari : Rabu, 29 April 2026 
Tempat : Pemancingan (Peruan Dalam)

LITURGI
Terjadi molor waktu saat Minggu palma, karena ada salah satu petugas yang terlambat 
  • Saat Kamis Putih sedikit kesulitan mencari petugas karena ada petugas yang sebelumnya sudah di tunjuk tiba-tiba saat dekat hari H tidak bisa ikut, akhirnya mencari pengganti dadakan. Dan berkenaan dengan penggunaan pakaian khas daerah masing-masing mungkin untuk tahun-tahun berikutnya perlu di pertimbangkan.
  • Berkenaan dengan petugas jalan salib ada petugas yang mengenakan pakaian kurang pantas. 
  • Tanggapan Pastor Milly : berkenaan dengan perayaan Kamis Putih, pakaian ethnik nya tetap di pertahankan, namun kita harus memastikan untuk menyampaikan hal tersebut dan pakaian nya tidak harus sesuai dengan sukunya (boleh suku Dayak menggunakan suku lain). Dan apresiasi untuk tahun ini koor dipersiapkan jauh-jauh hari. 
  • Untuk Tablo tahun ini kurang penghayatan sebab para petugas tidak menggunakan mic, sehingga umat kurang nyambung dengan apa yang sedang diperankan. Untuk tahun berikutnya lebih baik umat tetap di posisi tidak ikut berjalan, dan alangkah lebih baik tempatnya di posisikan di bawah saja, dan umat cukup melihat dari atas.

DEKORASI
  • Saat Minggu palma sedikit mengalami kendala, karena personilnya perempuan semua, sehingga mengalami kesulitan saat mengambil / mengangkut bambu. Dan akhirnya kami minta bantuan Ketua Panitia.
  • Agustina Wati : sebagai solusi bambu bisa kita beli (pesan) dari orang yang bisa mengadakan nya (memiliki).
  • Pastor Milly : Dimata saya dekorasi di dalam gereja sudah baik, dan mengenai pengadaan bambu disekitar susteran ada tersedia banyak bambu, namun perlu di sampaikan jumlah kebutuhannya. Dekorasi luar kurang nampak nuansa Paskahnya, hanya ada umbul-umbul, mungkin kita perlu mengadakan / mempersiapkan dekorasi lain (misal lampu).
  • Ibu Rupina Ase : berkenaan dengan dekorasi luar gereja mungkin kita bisa membuat berupa obor yang di tancap di sekitar jalan gereja.
  • Kesimpulan : perlu di koordinasikan / dikomunikasikan apa yang dibutuhkan, sehingga bisa di garap secara gotong royong (kerja Bhakti).

PASKAH ANAK-ANAK
  • Kurang keterlibatan dalam lomba bertutur Kitab Suci (hanya 4 orang). 
  • Saat paskah anak-anak yang petugas koor di tangani anak-anak SEKAMI yang biasanya di tangani anak-anak sekolah, sehingga jumlah peserta yang ikut sangat minim, yang kita targetkan 300-400, namun yang hadir hanya 100an anak. 
  • Suster Edel : berkenaan dengan petugas Koor, saat itu sudah dibicarakan bersama mengenai siapa yang menanggung tugas koor, namun guru-guru agama tidak menyanggupi, padahal yang melatih koor tersebut adalah suster dan tugas para guru-guru hanya menghimpun anak-anak.


Saturday, 18 April 2026

Paskah anak-anak tahun 2026

Minggu, 19 April 2026 dilaksanakan misa khusus Paskah anak-anak. Dimana pada kesempatan ini anak-anak di libatkan dalam tugas liturgi, baik petugas bacaan maupun koor. 
Acara dilanjutkan dengan acara ramah tamah di aula Paroki . 

Monday, 13 April 2026

Rapat Persiapan Sosialisasi SAGKI

Guna mempersiapkan rencana kunjungan Uskup Keuskupan Sanggau di Paroki Kristus Raja Sosok dalam rangka Sosialisai hasil pertemuan SAGKI yang rencananya akan di laksanakan pada hari Jumat, 17 April 2026,maka Pastor Kepala Paroki menyelenggarakan pertemuan interen bersama DPP dan BPP pada hari Senin, 13 April 2026 pukul 16.00 WIB sampai selesai.