BTemplates.com

3/Sports/post-per-tag

Thursday, 14 February 2019

VALENTINE MISDINAR SOSOK

Sukacita dan kegembiraan tampak pada anak-anak Misdinar pada Hari Valentine (14 Februari 2019). Mereka mengadakan acara Valentine di Aula Paroki Kristus Raja Sosok. Acara dimulai pkl. 18.00 dengan Lagu Puji-pujian kepada Tuhan. Setelah itu, dibuka dengan Doa dan sambutan dari Andre, selaku Ketua Misdinar. Supaya Acara Valentine ini bermakna, maka Pastor Vinsensius, Pr. selaku Pembina Misdinar memberikan renungan Valentine untuk anak-anak Misdinar [renungan valentine klik di sini]



Acara selanjutnya, diisi oleh Panitia Valentine Misdinar. Membuat game yang lucu dan menarik, serta mengajak semua peserta untuk bersemangat dalam memuji Tuhan lewat nyanyian. Selain itu, juga ada berbagai penampilan dari anggota Misdinar, seperti lagu-lagu dan musik sape'. Tidak lupa juga, ada makan bersama sebagai wujud dari kebersamaan di antara mereka. Di penghujung acara ini diadakan tukar kado valentine. Selamat merayakan Hari Kasih Sayang. Tuhan Yesus memberkati.  












Share:

MAU MENGANDALKAN TUHAN ATAU MANUSIA?


 (Hari Minggu Biasa VI: 17 Februari 2019)
[Bacaan I: Yer. 17:5-8; Bacaan Injil: Luk. 6:17.20-26]
Oleh: Pastor Vinsensius, Pr.

Saudara-saudari terkasih, bacaan Injil hari ini mengisahkan tentang delapan sabda Yesus. Dari kedelapan sabda itu dibagi menjadi dua bagian, yaitu empat sabda Bahagia, dan empat sabda Celaka. Kedua bagian ini saling terkait satu sama lain. Mari sekarang kita berfokus pada sabda bahagia yang keempat dan sabda celaka yang keempat. Yesus memuji bahagia, orang yang dibenci, dikucilkan, dicela, dan ditolak demi Yesus. Mereka berbahagia bukan karena penderitaan yang mereka terima dan alami, tetapi karena upah mereka besar di surga. Mereka boleh mengalami seperti apa yang dialami oleh para nabi pada zaman dahulu, yang juga dibenci dan ditolak demi Kerajaan Allah. Namun, di sisi lain, Yesus mengecam dengan keras orang yang dipuji karena perbuatan jahat yang mereka lakukan, sebab demikian juga nenek moyang mereka memperlakukan nabi-nabi palsu. Yesus menyebut mereka celaka, bukan untuk menyumpah mereka, tetapi memberitahukan secara jelas kepada mereka, bahwa perbuatan yang mereka lakukan itu memang mendatangkan celaka bagi diri mereka sendiri!


          Sabda keempat dari sabda bahagia dan sabda celaka yang Yesus katakan itu bereferensi pada pengalaman konkret para nabi pada zaman dahulu. Hal ini sesuai dengan bacaan pertama yang hari ini kita dengarkan tadi. Nabi Yeremia juga mengucapkan berkat dan kutuk bagi bangsa Yehuda. Sama seperti Yesus, Yeremia juga tidak bermaksud mengutuk orang lain, tetapi ia ingin menegur secara keras dan memberitahukan, bahwa orang yang hanya mengandalkan kekuatan manusia dan yang hatinya menjauh dari Allah akan mendapatkan celaka! Mereka itu diibaratkan seperti semak di padang belantara yang hanya tumbuh dan hidup sesaat saja, kemudian akan mati. Namun, di sisi lain Yeremia memuji orang yang mengandalkan Tuhan dan yang menaruh harapannya kepada Tuhan, sebab mereka akan diberkati Tuhan. Mereka diibaratkan seperti pohon yang subur dan kuat, serta menghasilkan buah yang melimpah.

Saudara-saudari terkasih, di hadapan kita ditawarkan dua macam pilihan: Apakah kita mau mengandalkan Tuhan atau hanya mengandalkan kekuatan kita sendiri? Orang yang hanya mengandalkan kekuatannya sendiri pasti akan kecewa, merana, dan berputus asa, karena kemampuan manusia itu sangatlah terbatas. Tetapi, orang yang selalu mengandalkan Tuhan dalam hidupnya akan memperoleh berkat, perlindungan dan pertolongan dari Tuhan. Apa yang tidak bisa ia lakukan secara manusiawi, bisa ia lakukan bersama dengan Tuhan. Berbagai problem hidup sehari-hari yang kita hadapi menuntut kita untuk selalu mengandalkan Tuhan dan menaruh seluruh harapan kita hanya kepada Tuhan. Hanya Tuhan yang bisa menolong kita dengan sempurna dan memberikan apa yang terbaik bagi hidup kita. 
Mengandalkan Tuhan bukan berarti kita akan terbebas dari segala masalah. Segala masalah dalam kehidupan selalu ada, bahkan semakin bertambah ketika kita sungguh-sungguh beriman kepada Tuhan. Kita harus siap untuk dibenci, dikucilkan, dicela, dan ditolak demi iman kita kepada Yesus. Itulah yang menjadi tantangan dan ujian bagi iman kita. Namun, jika kita sungguh-sungguh mengandalkan Tuhan, maka kita akan diberikan kekuatan dalam menghadapi segala masalah. Dengan mengandalkan Tuhan, maka kita tidak akan sendirian dalam menanggung beban hidup ini, sebab Tuhan yang akan menolong kita dengan berbagai cara yang tepat, sesuai dengan kehendak dan rencana-Nya.

Mengandalkan Tuhan berarti kita siap untuk menanggalkan ke-ego-an diri kita, dan menyesuaikan kehendak kita dengan kehendak Allah. Dalam menghadapi berbagai masalah dalam hidup ini, kita perlu hening sejenak dan merenungkan dalam doa: “Apa yang Tuhan inginkan, agar saya perbuat?” Tuhan ingin kita melakukan segala sesuatu yang sesuai dengan kehendak dan perintah-Nya. Apa yang Tuhan inginkan dan perintahkan, itulah yang harus kita laksanakan dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan demikian kita akan mendapatkan berkat dari Tuhan, dan menikmati kebahagiaan sejati di dunia dan di akhirat nanti.

Marilah kita mohon bantuan rahmat Allah, agar kita dapat menanggalkan egoisme diri kita yang selalu mengandalkan diri sendiri dalam kehidupan ini. Dan semoga kita dapat selalu mengandalkan Tuhan dalam setiap peristiwa hidup kita, dan selalu berharap kepada-Nya, sehingga kita dapat menerima ganjaran abadi di surga.

Share:

Traktir Kami Kopi

Terima kasih kami ucapkan kepada kita semua yang setia berkunjung di website www.tatakatolik.com. Kami tidak akan pernah ada tanpa dukungan dari pembaca sekalian, Sebagaimana yang kita ketahui bahwa pada awalnya website ini dulunya adalah mengguakan domain biasa yakni blogspot, yakni www.tata-katolik.blogspot.com, yang atas beberapa permohonan untuk dirubah ke domain premium agar mudah di hapal, sehingga Puji Tuhan atas hasil beberapa ads yang admin kelola, baik blog maupun youtube, akhirnya kini kini kita bisa mengakses website ini. Agar website ini bisa terus kita akses tentu setiap tahun kita harus harus memperpanjang kotrak domainnya. Oleh sebab itu sekiranya kepada pembaca yang berkenan memberikan donasi bisa membantu kami apakah dalam bentuk pemasangan iklan pada kolom yang sudah kami sediakan, atau dalam bentuk donasi lain.

Mohon maaf sebelumnya, kiranya Tuhan Yesus Kristus sang raja damai dan juru selamat kita senantiasa memberkati kita.


Share:

Wednesday, 13 February 2019

HAPPY VALENTINE DAY

(Peringatan St. Valentinus, Martir: 14 Februari 2019)
Oleh: Pastor Vinsensius, Pr.


Saudara-saudari terkasih, pada zaman sekarang ini Hari Valentin sudah banyak disalahgunakan dan menyimpang dari tujuan aslinya. Maka, dalam kesempatan Hari Valentin ini mari kita kembali kepada sejarah hari Valentin, agar kita bisa menemukan makna yang sesungguhnya dari perayaaan Valentin sebagai orang Katolik. 

  Dalam tradisi bangsa Romawi, tanggal 14 Februari adalah suatu perayaan pemujaan berhala. Mereka menyembah dewi cinta Romawi yang bernama Februata Juno. Setelah bangsa Romawi menjadi Kristen, Gereja dengan tegas mengutuk tradisi penyembahan berhala tersebut. Salah seorang Imam yang berjuang keras menghapus tradisi kafir ini adalah St.Valentinus.

Daftar para martir Roma menetapkan dua orang Santo Valentinus. Valentinus pertama adalah seorang imam yang disiksa dan dianiaya pada tahun 269 pada masa penganiayaan umat-umat Kristen Roma oleh Kaisar Klaudius (268-270). Valentinus ini dimakamkan di jalan Flaminia. Di jalan ini dibangunlah sebuah basilika pada tahun 350 untuk menghormati dia. Valentinus kedua adalah seorang Uskup dari Terni, sebuah dusun kecil di bagian Utara kota Roma. Beliau juga mengalami nasib yang sama. Ia disiksa dan dianiaya hingga mati pada masa penganiayaan umat Kristen Roma oleh kaisar Klaudius pada tahun 269.

Pada masa itu pula, Bangsa Romawi terlibat dalam banyak peperangan, sehingga Kaisar Klaudisius mengumumkan wajib militer bagi para pemuda Romawi. Banyak pemuda yang menolak ikut wajib militer karena tidak mau meninggalkan kekasih yang mereka cintai. Hal ini membuat Kekaisaran Romawi sulit untuk merekrut tentara.

Kaisar Klaudius lalu mengeluarkan dekrit kerajaan yang memerintahkan ke seluruh daerah bahwa tidak boleh ada lagi upacara pernikahan. Perintah ini ditentang oleh St.Valentinus yang merasa kasihan kepada pasangan-pasangan yang dipaksa untuk berpisah. Hingga suatu hari, St.Valentinus dengan diam-diam menerimakan sakramen perkawinan bagi sebuah pasangan yang sudah siap hidup dalam janji suci perkawinan. Dan segera terjadi banyak pernikahan di kota Roma, seolah-olah dekrit kaisar itu tidak pernah dikeluarkan. Ketika berita ini sampai ke telinga Klaudius; sang Kaisar pun murka. St.Valentinus lalu ditangkap dan dijatuhi hukuman mati. Ia dipenjara, dianiaya, lalu dipenggal di Via Flaminian.

Pesta untuk santo Valentinus ditetapkan pada setiap tanggal 14 Februari oleh Paus Gelasius I. Tanggal 14 Februari, yang pada masa pra-Kristen adalah hari untuk menghormati dewi cinta bangsa Romawi kafir, telah dirubah dan dikuduskan oleh Gereja menjadi perayaan untuk memperingati Santo Valentinus, seorang martir yang gugur membela Cinta kasih dalam wujud Sakramen Pernikahan yang kudus. Pada masa itu, Pesta santo Valentinus akan dirayakan dengan menerimakan sakramen perkawinan bagi banyak pasangan yang sudah dinyatakan siap. Banyak cinta akan disatukan dalam janji suci perkawinan dan banyak pasangan muda memasuki hidup baru. Banyak pesta akan digelar dengan meriah diseluruh penjuru kota Roma.

 Saudara-saudari terkasih, makna Valentin yang dapat kita petik dari kisah hidup St. Valentinus di atas adalah semangat pengorbanannya, demi cinta kasih kepada sesama. Pengorbanannya bukan pengorbanan yang sia-sia, tetapi pengorbanan yang bermakna dan menyelamatkan banyak orang, seperti yang dilakukan oleh Yesus sendiri dengan mati di kayu salib. Pengorbanan inilah yang harus kita teladani dalam hidup kita sehari-hari. Cinta kasih jangan hanya kita persempit pada relasi laki-laki dan wanita saja. Tetapi cinta kasih kita harus lebih meluas kepada semua orang: keluarga, sahabat, teman, guru, pembina, pemimpin, dll. Cinta kasih juga tidak dapat kita pisahkan dengan semangat pengorbanan. Cinta tanpa pengorbanan, bukan cinta yang sejati, tetapi hanya kesenangan dan nafsu belaka! Pengorbanan tanpa cinta juga bukan pengorbanan yang sejati, karena dilakukan dengan rasa terpaksa dan tak bermakna! Maka, cinta kasih yang sejati adalah cinta kasih yang disertai dengan pengorbanan diri yang tulus dan benar.

Cinta kasih dan pengorbanan diri ini jangan diartikan secara keliru dan menyimpang, seperti yang terjadi pada orang-orang zaman sekarang ini. Maraknya seks bebas dan seks pra-nikah adalah bukti dari penyimpangan yang terjadi dengan modus cinta dan pengorbanan diri! Gereja dengan keras mengutuk seks bebas dan seks pra-nikah sebagai dosa berat! Maka, para kaum muda dan kita semua umat Katolik harus selalu menjaga kemurnian dan kesucian diri, agar tidak jatuh dalam dosa berat ini. Mari kita maknai Hari Valentin ini secara benar, seperti yang diajarkan oleh Gereja. Marilah kita mengamalkan cinta kasih kepada sesama secara baik dan benar. Cinta kasih itu dapat kita wujudkan lewat perhatian kita, bantuan kita, doa-doa kita, serta hal-hal positif lainnya, yang dapat kita berikan kepada sesama. Dengan demikian, maka kita akan menjadi murid-murid Yesus yang sejati, sebab barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, karena Allah adalah kasih. Jikalau seorang berkata: "Aku mengasihi Allah," dan ia membenci saudaranya, maka ia adalah pendusta, karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya, tidak mungkin mengasihi Allah, yang tidak dilihatnya. Dan perintah ini kita terima dari Dia: Barangsiapa mengasihi Allah, ia harus juga mengasihi saudaranya.”
“Selamat merayakan Hari Valentin. 
Marilah kita berdoa: Santo Valentinus, doakanlah kami.”




Share:

Recent

3/recent-posts

Music

3/Music/post-grid

BTemplates.com

https://kristusrajatv.blogspot.com/search/label/DPP?&max-results=10
Powered by Blogger.

Blog Archive


Fashion

3/Fashion/post-per-tag

Beauty

3/Beauty/post-per-tag

BKSN

Videos

3/Food/recent-videos

Technology

3/Technology/small-col-left

Sports

3/Sports/small-col-right

Fashion

3/Fashion/big-col-right

Nature

3/Nature/post-grid

Comments

3/recent-comments

Hari Raya

Business

3/Business/big-col-left

Subscribe Us

Pages - Menu

Pages - Menu

Blog Archive